Thursday, January 6, 2011

"DIA" turun...

Assalamualaikum dan salam sayang semuanya...Hampir tiada idea untuk mencetuskan entri kali ini selepas agak lama tidak menekan keypad computer..Alhamdulillah, Allah masih memberi kesempatan untuk saya dan kamu semua bernafas dalam rahmat dan nikmatnya.

HUJAN
InsyaAllah, entri kali ini berkisar tentang "DIA TURUN".."Musim Sejuk" sudah bermula.Barang kali ini merupakan gelombang ke 2..

Nikmat musim sejuk sebenarnya tidak terhitung betapa nikmatnya. Seluruh makluk di muka bumi Allah, memuji Allah. Tumbuh-tumbuhan, binatang-binatang menerima kehadiran nikmat ini dengan sujud syukur.Cuma, ada segelintir yang merasakan nikmat ini kadang kala membebankan. Kadang kala terlintas jua di bibir, hujan ini menyusahkan. Kadang kala terlintas jua di akal fikiran, hujan ini merimaskan
Kadang kala terdetik jua di hati, hujan lagi dan lagi..Allahuakbar!!!

Nikmat sebenarnya terbahagi kepada 2.Pertama, nikmat yang Allah beri dan yang kedua nikmat yang Allah tidak turunkan kepada kita.

PERSOALAN

Bagaimana yang dikatakan nikmat yang tidak diturunkan merupakan satu nikmat buat kita??

Tersebut satu kisah, pada zaman Rasulullah, Rasulullah telah menghantar 5 orang sahabat ke satu tempat. Pada suatu hari, kelima-lima sahabat mendengar seorang hamba Allah berkata dengan kuatnya, "Terima kasih Ya Allah, Engkau telah memberi aku nikmat yang besar, yang tidak Engkau beri kepada orang lain". Mendengar apa ang dikatakan, sahabat tertanya-tanya apakah nikmat yang diberi oleh Allah sehinggakan hamba-hambanya yang lain tidak dapat.Sahabat pergi menjengah hamba Allah yang menyatakan sedemikian. Alangkah terkejutnya mereka, hamba Allah tadi kudung tangannya dan kudung kakinya. Bertanyalah sahabat kepada hamba Allah tersebut, " Wahai saudaraku, mengapakah kamu menyatakan sedemikian, sedangkan melihat kepada keadaan kamu yang kudung kaki dan tangan?" Hamba Allah menjawab, Allah tidak mengirimkan ribut, jikalau Allah mengirimkan ribut, aku tidak akan mampu untuk lari dan menyelamatkan diri.Itu merupakan nikmat yang amat besar bagiku yang tidak diberi kepada orang lain.

Sahabat-sahabatku yang dikasihi Allah, usah mengeluh dengan nikmat yang tidak diturunkan. Percayalah, Allah yang menciptakan kita dan pastinya Allah lebih tahu apa yang lebih baik buat kita. Andai diberi nikmat kegagalan, pastinya ada sinar selepas itu. Carilah hikmahnya, pasti kamu akan menjumpainya.

"DIA turun"
Ya Allah, seandainya hujan ini membawa kebaikan buatku, perlebatkan la ia..

Adap-Adap ketika hujan

1. Turunnya hujan, salah satu waktu mustajab berdoa

Ibnu Qudamah dalam Al Mughni, 4/342 mengatakan, “Dianjurkan untuk berdoa ketika turunnya hujan, sebagaimana diriwayatkan oleh Rasulullah,
“Carilah do’a yang mustajab pada tiga keadaan: [1] Bertemunya dua pasukan, [2] Menjelang shalat dilaksanakan, dan [3] Saat turunnya hujan.” (Dikeluarkan oleh Imam Syafi’i dalam Al-Umm dan Al Baihaqi dalam Al Ma’rifah dari Makhul secara mursal. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani, lihat hadits no. 1026 pada Shahihul Jami’).

2. Mensyukuri nikmat turunnya hujan
 
Apabila Allah memberi nikmat dengan diturunkan hujan, dianjurkan bagi seorang muslim untuk membaca doa :

اللهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً
“Ya Allah, turunkanlah hujan yang bermanfaat.”

Itulah yang Rasulullah ucapkan ketika melihat hujan turun. Hal ini berdasarkan hadits dari Ummul Mukminin, Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah tatkala melihat hujan turun, baginda mengucapkan ‘Allahumma shayyiban nafi’an’. (HR. Bukhari, Ahmad, dan An Nasai). Yang dimaksud shoyyiban adalah hujan. (Lihat Al Jami’ Liahkamish Sholah, 3/113, Maktabah Syamilah dan Zaadul Ma’ad, I/439, Maktabah Syamilah).
  
3. Berdoa tatkala hujan turun lebat
 
Rasulullah suatu saat pernah meminta diturunkan hujan. Kemudian tatkala hujan turun begitu lebatnya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berdoa,

اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا ، اللَّهُمَّ عَلَى الآكَامِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
“Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan.” (HR. Bukhari no. 1013 dan 1014).

4.Mengambil Berkat dari Air Hujan
 
Anas radhiyallahu ‘anhu berkata, “Kami bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah kehujanan. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyingkap bajunya hingga terguyur hujan. Kemudian kami mengatakan, ‘Ya Rasulullah, mengapa engkau melakukan demikian?’ Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Karena dia baru saja Allah ciptakan.” (HR. Muslim no. 2120)
Imam An Nawawi dalam Syarh Muslim, 6/195, hadis ini membawa maksud hujan itu rahmat iaitu rahmat yang baru saja diciptakan oleh Allah ta’ala, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertabaruk (mengambil berkat) dari hujan tersebut. 

5.Dianjurkan Berwudhu’ dengan Air Hujan
 
Rasulullah SAW bersabda :
“Apabila air mengalir di lembah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan,’Keluarlah kalian bersama kami menuju air ini yang telah dijadikan oleh Allah sebagai alat untuk bersuci’, kemudian kami bersuci dengannya.” (HR. Muslim, Abu Daud, Al Baihaqi, dan Ahmad. Lihat Irwa’ul Gholil)
 
6.Dilarang Keras Mencela Hujan
 
Sungguh sangat disayangkan sekali, setiap orang sudah mengetahui bahwa hujan merupakan kenikmatan dari Allah ta’ala. Namun, ketika hujan dirasa mengganggu aktivitasnya, timbullah kata-kata celaan dari seorang muslim seperti ‘Aduh!! hujan lagi, hujan lagi’. Sungguh, kata-kata seperti ini tidak ada manfaatnya sama sekali, dan tentu saja akan masuk dalam catatan amal yang jelek karena Allah berfirman:
“Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (QS. Qaaf [50]: 18)

Bahkan kata-kata seperti ini bisa termasuk kesyirikan sebagaimana seseorang mencela makhluk yang tidak dapat berbuat apa-apa seperti masa (waktu). Hal ini dapat dilihat pada sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Allah Ta’ala berfirman, ‘Manusia menyakiti Aku; dia mencaci maki masa (waktu), padahal Aku adalah pemilik dan pengatur masa, Aku-lah yang mengatur malam dan siang menjadi silih berganti.’ “ (HR. Bukhari dan Muslim).

PENUTUP

Surah Ar-rahman
"Nikmat yang manakah yang telah engkau dustakan"
Bersamalah kita renung kembali

Orang mukmin ini
Hidupnya bagaikan tiada masalah
Apa yang berlaku dianggapnya pasti ada hikmah
Kehidupannya sentiasa terarah
Idea bernas sentiasa hadir oleh rakan sefikrah
Yang pasti semuanya kerana Allah




Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Tuesday, December 28, 2010

Bumi SYRIA, aku meRINDU


Bismillahirrahmanirrahim..
Alhamdulillah, Allah masih mengizinkan saya untuk meneruskan perjuangan. Entri kali ini berkisar tentang sesuatu yang akan terjadi dan pasti berlaku yang saya kira ianya amat penting bagi semua mukmin.Kedasyatan fitnah dajal tidak terjangkau di fikiran kita.

KEMULIAAN SYRIA

Bumi syria bakal dipijak oleh seorang imam akhir zaman yang amat dinanti-nantikan,iiatu Imam Mahdi. Bumi suci ini bakal diperintah oleh seorang berketurunan as-Sufyani, penguasa zalim.Imam Mahdi tidak akan muncul selagi as-Sufyani tidak mendapat kuasa untuk memerintah.Dia akan hantar tentera untuk ke Makkah untuk bunuh Imam Mahdi.Akhirnya, dia ditelan bumi di al-Baida, satu tempat dekat dengan Madinah

Selepas itu, bangsa Rom akan masuk ke A'maq atau Dabiq, satu kawasan yang dekat dengan bandar Halb (Aleppo) Utara Syria, bersempadan dengan Turki. Imam Mahdi dan tenteranya akan datang menumpaskan pencerobohan itu. SubnaAllah, Allah memerihara Syria.

Dajjal sedang dirantai di Kepulauan di Laut Syria iaitu Laut Tengah atau Laut Yaman. Dajjal akan keluar daripada Timur. Sama ada dari Khurasan atau Asfahan atau suatu tempat antara Iraq dan Syria. Boleh jadi ia keluar dari Khurasan, mengumpul pengikut dari Yahudi Aspahan lalu masuk ke tempat antara Iraq dan Syria.

“Dajjal akan keluar dari negeri sebelah timur yang bernama Khurasan.” (Riwayat Tirmizi dan Hakim). Mengikut sebuah buku, tajuknya Dajjal sudah keluar dari Khurasan. Dajjal berada di satu pulau yang tidak dapat dilihat oleh pandangan manusia buat masa ini. 

Nabi Isa akan membunuh Dajjal. Baginda akan turun di sisi Menara Putih sebelah Timur Damsyik, Syria.

SENJATA KITA

Amalkan membaca 10 ayat pertama dan 10 ayat terakhir dari Surah Al-Kahfi. Orang muslim yang menghafal sepuluh atau tiga ayat pertama dari surah Al-Kahfi akan terjaga dari fitnah Dajjal, atau siapa yang membaca sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir dari surah Al-Kahfi akan terjaga dari fitnah Dajjal.. Dalilnya adalah hadis dari Abu Darda radliallahu `anhu dari Nabi s.a.w berkata:

“Barangsiapa yang menghafal sepuluh ayat pertama dari surah Al- Kahfi terjaga dari fitnah Dajjal.” (HR. Muslim, Abu Dawud, Nasai, Tirmidzi)

“Barangsiapa yang membaca sepuluh ayat terakhir dari surah Al-Kahfi akan terjaga dari fitnah Dajjal.”(HR Imam Ahmad)

Baca doa selepas Tahiyyat Akhir.Kewajipan untuk berlindung dari fitnah Dajjal merupakan perkara yang amat penting buat kita. Kerana dalam sebegitu banyak hadis-hadis kita telah di diberi beberapa ‘amaran’ oleh Rasulullah s.a.w tentang bahayanya Dajjal.
Sebab itu dalam sebuah hadis Rasulullah s.a.w bersabda:

“Bila seseorang selesai membaca Tasyahhud (akhir), hendaklah ia memohon perlindungan kepada Allah empat perkara, iaitu: ‘ Ya Allah, aku berlindung kepada Mu dari siksa neraka jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah hidup dan mati, dan dari fitnah Dajjal’. [Selanjutnya, hendaklah ia berdoa memohon kebaikan utk dirinya sesuai kepentingannya]” [Hadith riwayat Muslim, Abu 'Awanah, Nasa'i dan Ibnu Jarud dalam Al-Muntaqa (27)]

Doanya :

"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu daripada seksa neraka Jahanam. AKu berlindung kepada-Mu daripada seksa kubur. Aku berlindung kepada-Mu daripada fintah Dajjal yang pembohong. Aku berlindung kepada-Mu daripada fitnah hidup dan fitnah mati. AKu berlindung kepada-Mu daripada banyaknya dosa dan hutang. Aku berlindung kepada-Mu daripada kejelekan fitnah kaya dan kejelekan fitnah fakir. Aku berlindung kepada-Mu daripada kejelekan pendengaran, penglihatan, lisan dan hatiku. Aku berlindung kepada-Mu daripada dikembalikan kepada umur yang terlalu tua. Dan aku berlindung kepada-Mu daripada mati dalam keadaan ingkar kepada agama-Mu."

PENUTUP

Saudaraku, percayalah apa yang dijanjikan Allah pasti akan berlaku. Carilah ilmu-ilmu yang sahih berkaitan dengan peristiwa-peristiwa akhir zaman dan kedasyatan dajjal.  Persiapkanlah dirimu dengan kepakaran dalam memanah, berenang dan menunggal kuda.Teguhlan benteng dengan amalan-amalan doa yang diajarkan oleh Nabi. InsyaAllah walaupun dasyatnya fitnah dajjal, tanpa izin Allah, ia tidak akan berlaku.Wallahualam~~

Sumber : Syabab Musafir Kasih Karya Fatimah Syarha Mohd Noordin

BUMI SYRIA, AKU MERINDU

Ya Allah
Takdirkanlah aku 
Untuk berjuang bersama-sama di bumi Syria

Jika itu bukan takdirku
Takdirkanlah aku 
Untuk menuntut ilmu di bumi Syria

Jika itu bukan takdirku
Takdirkanlah aku
Untuk melihat bumi Syria

Jika itu bukan takdirku
Takdirkanlah aku 
Untuk memijak kaki walau seketika cuma di bumi Syria

Jika itu bukan takdirku
Takdirkanlah aku
Untuk melihat Syria di SANA nanti

~10.28 p.m~
~Selasa, 28/12/2010~



.

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Thursday, December 23, 2010

Syabab ADDIN

LELAKI
 
Dulu,
Bila disebut lelaki,
Wanitanya mendongak megah,
Lelaki kami Asadullah, Saifullah,
Tokoh ramai tak terkira,
Kini,
Bila disebut lelaki,
Wanitanya menunduk lemah,
Tokoh kami sedikit sekali,
Ramainya boneka yahudi.

Dulu,
Bila disebut lelaki,
Wanitanya tenang di hati,
Lelaki kami menjaga, melindungi,
Kini,
Bila disebut lelaki,
Wanitanya mahu cabut lari,
Lelaki khianat, perogol bersiri.

Dulu,
Bila seorang wanita teraniaya,
Sepasukan kuda putih membela,
Al-Mu'tasim kebanggaan wanita,
Kini, 
Ribuan wanita suci dipenjara,
Fatimah diperkosa minta dibela,
Lelaki tunduk tak bertenaga.

Dulu,
Bila wanita di bawah jagaannya,
Lelaki memagari sehabis daya,
Tiada siapa berani menggoda,
Kini,
Bila wanita di bawah jagaannya,
Lelaki tak kisah auratnya terbuka, 
Wanita dibiar bebas, binasa.
Dulu,
Lelaki menggadai harta dan nyawa,
Untuk mengangkat kemuliaan agama,
Kini,
Lelak menggadai ketinggian agama,
Demi nafsu, dunia dan seisinya.

Dulu, 
Lelaki bermatian mencipta sejarah,
Kental berjihad, tekun berdakwah,
Kini,
Lelaki hanya menyanjungi sejarah,
Diri bermalasan, tenaga tak dikerah.

Dulu,
Lelaki memperjuangkan deen dan ummah,
Al-Farouq, Zunuraian mati terbunuh,
Kini,
Lelaki memperjuangkan diri dan kroninya,
Hingga sanggup membunuh.

Dulu,
Lelaki bersatu menghadapi musuh,
Angkatannya kuat dan teguh,
Kini,
Lelaki berpuak dan berpecah,
Sesama sendiri saling bertelingkah.

Kembalilah lelakiku,
Pada kelekakianmu,
Kami rindukan lelaki dulu,
Acuan Madrasah Rasul.



~ Petikan dari novel Syabab~
~Karya Fatimah Syarha Mohd Noordin~


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Wednesday, December 22, 2010

BIAR KAMU BICARA

BICARA KAMU

Terpulang buat kamu untuk menafsirkan :))

Menggapai 'kumbang' di sayap malaikat..
~9.02 p.m~
~Rabu~
~22/12/2010~
~Rumah, Mersing~



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Sunday, December 19, 2010

LAGU C.I.N.T.A

As salam..
Bismillahhirrahmanirrahim..Alhamdulillah, Allah masih memberikan kita semua kesempatan untuk bernafas dalam Iman dan Islam.Tanpa 2 nikmat yang terbesar ini, nescaya hidupku pasti terumbang ambing, tanpanya pasti aku tidak bisa bernafas dengan sempurna...

Entri kali ini adalah berkisar tentang Lagu Cinta @ Lagu Jiwang @ Lagu tangkap lentuk @ dan lain-lain yang sewaktu dengannya.:)

PERSOALAN
Salah ke mendengar atau menyanyi lagu-lagu yang seangkatan dengan ini??

Sebelum kita pergi kepada hukum menyanyi lagu-lagu jiwang dan sebagainya. Kita back to basic dulu.
Pada zaman Rasulullah, menyanyi ini adalah harus. Golongan ansar sangat suka bermain ghazal. Mereka bermain di majlis orang kahwin. Pernah suatu kisah, Aisyah, isteri Rasulullah pergi menghartar orang kahwin. Apabila pulangnya Aisyah, Rasulullah bertanya ada tak nyanyian-nyanyian. Aisyah menjawab tidak ada. Rasulullah berkata, mengapa tidak ada. Sedangkan golongan ansar sangat suka pada nyanyian, ghazal. Kita perlu gembirakan pengantin, doakan mereka. Rasulullah menyuruh lakukan nyanyian.
Pada asalnya hukum menyanyi ini adalah harus tetapi boleh jatuh kepada haram.

BAGAIMANA BOLEH JATUH HARAM?

1. Liriknya
Perlu selidik liriknya, jika liriknya betul, silakan.Jika liriknya, berunsurkan lucah dan sebagainya, hendaklah dielakkan

2.Muzik
Jika muziknya boleh menimbulkan syahwat, hendaklah dielakkan. Jika muziknya slow, mendamaikan, tenang hati mendengarnya, mak dipersilakan, boleh.Alatan muzik pula, ahli-ahli fiq membahagikan kepada 2. Yang bertali, dan tidak bertali. Yang bertali adalah haram, yang tidak bertali pula adalah harus. Namun begitu, kajian dan penulisan fiqh kini, melihat kepada bagaimana alatan muzik yang dimainkan itu menghasilkan bunyi, muzik, dan iramanya. Adakah sehingga lalai, lupa kepada Allah dan sebagainya

3. Tidak ada pembaziran
Jika hendak mendengar lagu tersebut sehingga 1 lagu, 3 ribu, 3 lagu 9 ribu, itu adalah pembaziran. Maka perlu dielakkan

4. Cara penyampaian disampaikan
Melihat kepada penyampaian, walaupun cantik maksudnya, tetapi penyanyinya melompat-lompat, kaki terangkat-angkat.Hendaklah dielakkan

5.Tidak bercampur lelaki dan perempuan
Tiada percampuran antara lelaki dan perempuan. Penyanyi yang menyampaikan tiada percampuran antara lelaki dan perempuan.

Kita berbalik kepada persoalan tadi, boleh ke tak mendengar lagu-lagu jiwang ni??:)
Usah dipertikaikan lagu jiwang atau lagu tangkap lentok waima lagu nasyid sekalipun, tetapi perlu dilihat kepada kelima-lima aspek yang dinyatakan.

Jom selidik
Kadang-kadang tak dapat dinafikan bila mendengar lagu-lagu jiwang@lagu-lagu cinta ni, kadang kala seronok juga. Tapi, apabila kita sudah ilmu akan itu, pasti hati akan berdetik, eh tak baik lah dengar lagu macam ni, tapi tak dinafikan hati masih suka. Saya spesifikkan lagu-lagu cinta ye. Biasanya lagu-lagu cinta ni, maknanya, maksudnya lebih kepada kekasih@awek@gewe dan sebagainya. Tapi apa kata kita cuba bayangkan lagu itu ditujukan buat Cinta Agungnya, kepada ibubapanya, sahabat2nya.

Jom tengok lagu ni :)
Bayangkan anda sedang nyanyikan lagu ini buat ayah dan ibu mu.. Lagu ini hanya ada lirik, tiada video, dan muziknya saya kira tidak keterlaluan. Tidak sehingga menimbulkan syahwat. Best lagu ni taw :))))


PENUTUP
Namun begitu, harus diperhatikan sebaik-baik ucapan adalah zikir. Kerana dengan zikir insyaAllah hatimu pasti akan tenang. Semakin banyak kamu mendengar lagu, semakin banyak kamu berzikir kepada Allah. InsyaAllah, carilah sebanyak mana ilmu, kerna di akhirat kelak orang-orang yang berilmu akan diangkat darjatnya oleh Allah.
WaAllahualam~ ~

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Friday, December 17, 2010

JIRAN NABI MUSA a.s DI AKHIRAT

Bissmillahirrahmanirrahim..
Entri kali ini adalah berkisar mengenai insan yang sangat rapat dengan kita. Melihat kepada perkongsian 'Soalnya Asyraf' di Astro Oasis mengenai ibu bapa dan remaja.Bagaimana si ibu ingin menegur si anak dan bagaimana si anak ingin menegur si ibu.

Konlusinya

1. Buanglah ego masing-masing.Si ibu dan si anak sedar bahawa teguran yang dilafazkan adalah untuk kebaikan mereka. Masing-masing perlu muhasabah diri kerana peranan si ibu bapa dan si anak adalah sama, perlu menyelamatkan ahli keluarga daripada api neraka.Sebab itu si anak menegur si ibu, sebab itu si ibu menegur si anak.

2.Menegur orang yang lebih dewasa memerlukan suatu cara atau kaedah yang sangat berhikmah.Seperti yang ditunjukkan dalam sirah kisah Hasan dan Husin,cucu Rasulullah S.A.W, mereka pura-pura bertengkar mengenai cara-cara mengambil wuduk, lalu datanglah seorang pakcik dan mereka bertanya kepada pakck tersebut, maka tahulah pakcik tersebut bahawa dia selama ini mengambil wuduk dengan cara yang salah. Oleh itu, anak-anak remaja sekalian, kalian perlu kreatif untuk menegur orang yang lebih tua. Reka lah pelbagai lawak jenaka, sketsa atau sebagainya supaya apa yang ingin disampaikan mereka dapat tanpa mengguris hati ibu dan ayah.

3.Sekiranya apa yang dilakukan tidak berjaya, Allah menggariskan bahawa orang mukmin, ada senjatanya iaitu doa. Amalkan la doa-doa pelembut hati, seperti Surah Taha Ayat 1-6. Kisah ini menceritakan tentang Omar Al-Khatab seorang yang sangat benci akan Islam, pabila mendengar ayat ini, hatinya cair. lembut terhadap Islam dan bersama-sama Rasulullah di medan perang. MasyaAllah :)

Wahai anak-anak sekalian, sayangilah ibu dan ayah kerna percaya lah redha Allah terletak pada redha kedua ibu bapamu.Ada satu kisah mengenai seorang anak yang begitu kasihkan ibu bapanya sehingga Allah memuliakan martabatnya di akhirat.Enjoy it :)

Jiran Nabi Musa a.s Di Akhirat


Nabi Musa adalah satu-satunya Nabi yang boleh bercakap terus dengan Allah S.W.T Setiap kali dia hendak bermunajat, Nabi Musa akan naik ke Bukit Tursina. Di atas bukit itulah dia akan bercakap dengan Allah.Nabi Musa sering bertanya dan Allah akan menjawab pada waktu itu juga. Inilah kelebihannya yang tidak ada pada nabi-nabi lain.
Suatu hari Nabi Musa telah bertanya kepada Allah. "Ya Allah, siapakah orang di syurga nanti yang akan berjiran dengan aku?".
Allah pun menjawab dengan mengatakan nama orang itu, kampung serta tempat tinggalnya. Setelah mendapat jawapan, Nabi Musa turun dari Bukit Tursina dan terus berjalan mengikut tempat yang diberitahu. Setelah beberapa hari di dalam perjalanan akhirnya sampai juga Nabi Musa ke tempat berkenaan.

Dengan pertolongan beberapa orang penduduk di situ, beliau berjaya bertemu dengan orang tersebut. Setelah memberi salam beliau dipersilakan masuk dan duduk di ruang tamu.
Tuan rumah itu tidak melayan Nabi Musa. Dia masuk ke dalam bilik dan melakukan sesuatu di dalam. Sebentar kemudian dia keluar sambil membawa seekor babi betina yang besar. Babi itu didukungnya dengan cermat. Nabi Musa terkejut melihatnya. "Apa hal ini?, kata Nabi Musa berbisik dalam hatinya penuh keheranan.

Babi itu dibersihkan dan dimandikan dengan baik. Setelah itu babi itu dilap sampai kering serta dipeluk cium kemudian dihantar semula ke dalam bilik. Tidak lama kemudian dia keluar sekali lagi dengan membawa pula seekor babi jantan yang lebih besar. Babi itu juga dimandikan dan dibersihkan. Kemudian dilap hingga kering dan dipeluk serta cium dengan penuh kasih sayang. Babi itu kemudiannya dihantar semula ke bilik.
Selesai kerjanya barulah dia melayan Nabi Musa.
 "Wahai saudara! Apa agama kamu?". "Aku agama Tauhid", jawab pemuda itu iaitu agama Islam. "Habis, mengapa kamu membela babi? Kita tidak boleh berbuat begitu." Kata Nabi Musa.
"Wahai tuan hamba", kata pemuda itu. "Sebenarnya kedua babi itu adalah ibubapa kandungku. Oleh kerana mereka telah melakukan dosa yang besar, Allah telah menukarkan rupa mereka menjadi babi yang hodohrupanya. Soal dosa mereka dengan Allah itu soal lain. Itu urusannya dengan Allah. Aku sebagai anaknya tetap melaksanakan kewajipanku sebagai anak. Hari-hari aku berbakti kepada kedua ibubapaku sepertimana yang tuan hamba lihat tadi. Walaupun rupa mereka sudah menajdi babi, aku tetap melaksanakan tugasku.", sambungnya.
"Setiap hari aku berdoa kepada Allah agar mereka diampunkan. Aku bermohon supaya Allah menukarkan wajah mereka menjadi manusia yang sebenar, tetapi Allah masih belum memakbulkan lagi.", tambah pemuda itu lagi.

Maka ketika itu juga Allah menurunkan wahyu kepada Nabi Musa a.s. 'Wahai Musa, inilah orang yang akan berjiran dengan kamu di Syurga nanti, hasil baktinya yang sangat tinggi kepasa kedua ibubapanya. Ibubapanya yang sudah buruk dengan rupa babi pun dia berbakti juga. Oleh itu Kami naikkan maqamnya sebagai anak soleh disisi Kami."
Allah juga berfirman lagi yang bermaksud : "Oleh kerana dia telah berada di maqam anak yang soleh disisi Kami, maka Kami angkat doanya. Tempat kedua ibubapanya yang Kami sediakan di dalam neraka telah Kami pindahkan ke dalam syurga."
 
Itulah berkat anak yang soleh. Doa anak yang soleh dapat menebus dosa ibubapa yang akan masuk ke dalam neraka pindah ke syurga. Ini juga hendaklah dengan syarat dia berbakti kepada ibubapanya. Walaupun hingga ke peringkat rupa ayah dan ibunya seperti babi. Mudah-mudahan ibubapa kita mendapat tempat yang baik di akhirat kelak.

Walau bagaimana buruk sekali pun perangai kedua ibubapa kita itu bukan urusan kita, urusan kita ialah menjaga mereka dengan penuh kasih sayang sebagaimana mereka menjaga kita sewaktu kecil hingga dewasa.
Walau banyak mana sekali pun dosa yang mereka lakukan, itu juga bukan urusan kita, urusan kita ialah meminta ampun kepada Allah S.W.T supaya kedua ibubapa kita diampuni Allah S.W.T.

Doa anak yang soleh akan membantu kedua ibubapanya mendapat tempat yang baik di akhirat, inilah yang dinanti-nantikan oleh para ibubapa di alam kubur.Erti sayang seorang anak kepada ibu dan bapanya bukan melalui hantaran wang ringgit, tetapi sayang seorang anak pada kedua ibubapanya ialah dengan doanya supaya kedua ibubapanya mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah.


~11.10 p.m~
~Jumaat~
~17/12/2010~


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Thursday, December 16, 2010

UBAT dan DOA

Bissmillahirrahmanirrahim..
Dengan Nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang..
InsyaAllah, entri kali ini adalah sesuatu yang sangat berkait rapat dengan kita.Baru2 ni, saya melakukan audit barang2 mengenai ubat..Pelbagai jenis ubat saya kenali..Hebatnya jika dapat menghafal kesemua jenis-jenis ubat tersebut..Tetapi bukan itu yang ingin saya kongsikan..Saya ingin membawa kalian semua bahawa Al-quran merupakan ubat yang paling mujarab

Rasional
Mahfumnya: Dan Kami turunkan di atas (isi) al-Quran, sesuatu yang boleh menyembuhkan dan rahmat untuk orang-orang yang beriman.

Di dalam al-Quran terdapat enam ayat yang menyentuh penggunaan perkataan yang membawa makna kesembuhan.  Ayat-ayat itu dikenali sebagai " Ayat Ash-Syifa' ". (Sila rujuk al-Quran, At-Taubah:14, Yunus:57, Al-Nahl:69, Al-Israa':82, Asy-Syu'araa':80 dan Fussilat:44)

Dalam sebuah hadis daripada Ali bin Abi Talib r.a. disebutkan tentang sabda Rasulullah s.a.w. yang berbunyi:
(Sebaik-baik ubat itu adalah al~Quran –Riwayat at-Tarmizi).
 
Sebuah hadis lain dariliada Abu Said al-Khudri menyatakan adanya seorang lelaki yang-telah datang menemui baginda Rasulullah s.a.w. mengadu dadanya sakit. Baginda memberitahunya agar membaca al-Quran, kerana Allah s.w.t. ada berfirman:
(Al-Q uran itu adalah penawar penyakit yang ada dalam dada).
Berdasarkan kepada hadis di atas, jelaskan menunjukkan kepada kita bahawa Al-quran merupakan sebaik-baik syifa'(penawar)

Al-fatihah

Ada sebuah hadis daripada Jabir bin Abdullah menyatakan bahawa 
 (Al-Fatihah itu adalah penawar semua penyakit kecuali maut)- Riwayat Ibn Rahuwiyah daripada Ali r.a.

Nama-nama lain bagi Al-fatihah diantaranya, Ummul Kitab, bererti ibu kitab. Disebut ibu segala kitab karena Al Fatihah merangkum prinsip-prinsip dasar dari keseluruhan isi Al Quran.

Al Fatihah juga dinamakan As Sab'ul Matsany, iaitu tujuh yang diulang-ulang, sebab Al Fatihah termasuk salah satu rukun solat yang wajib dibaca. Jika setiap muslim wajib melaksanakan solat lima waktu dalam sehari, maka Al Fatihah terbaca 17 kali dalam sehari sesuai dengan jumlah rakaat solat fardlu.

Selain itu, Al Fatihah juga disebut As Syaafiyah, ertinya yang menyembuhkan. Sebab firman Allah SWT yang tersusun pada untaian tujuh ayat yang tersebut Al Fatihah ini mengandung mukjizat yang boleh menyembuhkan penyakit ketika dibacakan kepada seseorang yang sedang menderita sakit tertentu.

Disebut juga Al Wafiyah, ertinya sempurna, sebab Al Fatihah memuat secara global isi kandungan Al Quran. Al kafiyah, ertinya cukup. Dengan mempelajari kandungan Al Fatihah, cukup bagi seseorang mengenal secara umum isi Al Quran. Al Asas, ertinya dasar.

Di dalam ayat-ayat surah Al-fatihah yang perlu ditekankan, pada ayat ke 5 bahawa firman Allah : Hanya kepada Engkau kami menyembah dan hanya kepada Engkau kami mohon pertolongan. Seterusnya, yakinlah dengan pertolongan Allah di samping usaha-usaha yang dilakukan.

Surah-surah lain

Antara surah-surah yang boleh diamalkan 

Surah Al-anbiya' ayat 83-84
..dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika dia berdoa kepada Tuhannya, (Ya Tuhanku), sungguh aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang.Maka Kami kabulkan doanya, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan (Kami lipat gandakan jumlah mereka) sebagai suatu rahmat dari Kami, dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah kami.
Surah ini menceritakan bahawa Nabi Allah, Nabi Ayub a.s telah ditimpa penyakit. Kemudian Allah berkata kepada malaikat, minta Nabi Ayub minta kepada Allah,sembuhkanlah aku, nescaya Aku akan sembuhkannya.Turunlah malaikat dan berkata kepada Nabi Ayub, tetapi Nabi Ayub a.s tidak berkata demikian TETAPI malah memuji Allah.Dengan itu, Allah melipat gandakan rahmat atas pujiannya kepada Allah.

Surah Al-anbiya' ayat 87
"Tidak ada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim"
 Surah ini menceritakan bahawa Nabi Yunus a.s telah lari daripada kaumnya lalu ia ditelah oleh ikan Nun.Ada yang menyatakan Nabi Yunus a.s telah ditelan selama 40 hari 40 malam dalam kegelapan baginda berdoa maka dengan kuasa Allah ikan Nun memuntahkan Nabi Allah dengan selamat.

PERSOALAN
1.Adakah dengan mengamalkan ayat-ayat suci Al-quran, penyakit yang dihidapi akan sembuh
2.Sekarang ini, banyak doa-doa di dalam buku yang boleh diamalkan. Boleh kah saya mengamalkannya??

JAWAPAN
1. Soalan yang sangat baik.Sememangnya Allah telah menyatakan bahawa Al-quran adalah sebaik-baik syifa'(penawar). Namun, tidak bermakna perkara-perkara lain perlu diabaikan.Sebagai contoh, penyakit denggi.Sekiranya diamalakan pelbagai doa-doa untuk mencegah, tetapi persekitaran dengan tong-tong lama, botol-botol bersepah, air bertakung, adakah penyakit boleh dielakkan?Itu yang perlu kalian fikirkan.Sedangkan Rasulullah bersabda, kebersihan merupakan salah satu cabang iman. Selain itu, keyakinan yang sangat tinggi terhadap Allah merupakan satu doa. Di sini terdapat satu kisah bahawa, seorang guru menyatakan kepada anak muridnya, bacalah kalimah basmalah dan yakinlah kepada Allah nescaya engkau boleh berjalan atas air. Kemudian ilmu ini didengar oleh seorang hamba Allah.Maka anak murid tersebut membaca kalimah basmalah namun gagal. Seorang hamba Allah yang terdengar melakukan perkara yang sama dan dengan keyakinan yang sangat tinggi kepada Allah, dia berjaya berjalan atas air.Maka dengan doa yang diamalkan, keyakinan yang sangat tinggi serta usaha-usaha lain dilakukan seterusnya tawakal yang sangat tinggi kepada Allah, ia menjadi pelengkap untuk menyembuhkan penyakit tersebut dengan izin Allah

2. Soalan yang juga sangat baik.Boleh tidak salah.Tetapi adalah yang sangat baik, apabila ayat-ayat yang kita dapat daripada mana-mana buku, perlu ada gurunya. Ini kerana, supaya bacaan yang dibaca adalah betul, mahraj hurufnya tepat, tajwidnya mantap.Oleh itu, bergurulah dan bertanyalah kepada ustaz-ustaz yang lebih fasih bacaannya supaya apa yang diamalkan diterima oleh Allah, insyaAllah

PENUTUP
Amalan surah-surah di atas, bukan ditujukan kepada mereka-mereka yang ditimpa penyakit. Mereka-mereka yang amsih sihat walafiat juga boleh mengamalkannya. Apa jua usaha yang dilakukan perlu bermula dengan niat yang bersih supaya pengakhirannya jua akan bersih.Kita sebagai hamba Allah WAJIB untuk mencari penawar, namun jika Allah masih belum menyembuhkan, percayalah Allah ingin memberikan kita bonus yang sangat besar di akhirat sana atas kesabaran kita, InsyaAllah. WaAllahualam..

 
SUMBER
~Al-Kuliyyah, UBAT dan DOA, Tv3~

~8.15 a.m~
Jumaat~
~17/12/2010~
~Rumah, Mersing~


 


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO